Showing posts with label Badrusalam Lc. Show all posts
Showing posts with label Badrusalam Lc. Show all posts

Friday, July 6, 2018

Materi Tematik | Mengenal Aqidah dan Manhaj (Kaidah 40)

MENGENAL AQIDAH DAN MANHAJ
sumber group telegram

Pembahasan dasar mengenai AQIDAH dan MANHAJ dan dibimbing langsung oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Pembahasan kali ini merujuk kepada buku yang berjudul “Al Ishbaah Fii Bayani Manhajis Salaf Tarbiyati wal Ishlah“, tentang Manhaj salaf dalam masalah tarbiyah dan perbaikan, yang ditulis oleh Syaikh Al Ubailaan, حفظه الله تعالى

Kaidah yang ke 40 :blossom:
.
( simak audio di link berikut ) : http://bbg-alilmu.com/archives/37871
.
Alhussunnah meyakini bahwa mengatur manusia, maksudnya yaitu berhubungan dengan politik wajib sesuai dengan Alqur’an dan Sunnah Rasulullah shallallahu ‘alayhi wasallam dan pemahaman Salafush Sholih.
.
Maka mereka tidak pernah menghalalkan apa yang Allah haramkan dengan alasan memberikan kemudahan kepada manusia atau untuk menarik simpati mereka.
Atau dalam rangka sampai pada kedudukan, sehingga mereka jatuh di hadapan syahwat dan tipuan-tipuan media (i’lan alqodir)
.

Materi Tematik | Mengenal Aqidah dan Manhaj (Kaidah 39)

MENGENAL AQIDAH DAN MANHAJ
sumber group telegram

Pembahasan dasar mengenai AQIDAH dan MANHAJ dan dibimbing langsung oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Pembahasan kali ini merujuk kepada buku yang berjudul “Al Ishbaah Fii Bayani Manhajis Salaf Tarbiyati wal Ishlah“, tentang Manhaj salaf dalam masalah tarbiyah dan perbaikan, yang ditulis oleh Syaikh Al Ubailaan, حفظه الله تعالى

Kaidah yang ke 39 :blossom:
.
( simak audio di link berikut ) : http://bbg-alilmu.com/archives/37868
.
Pengaruh bid’ah itu akan tampak pada wajah mereka dan lisan mereka.
.
Allah Ta’ala berfirman [QS. Muhammad: 30]
.
‎وَلَوْ نَشَآءُ لأَرَيْنَاكَهُمْ فَلَعَرَفْتَهُم بِسِيمَاهُمْ وَلَتَعْرِفَنَّهُمْ فِي لَحْنِ الْقَوْلِ وَاللهُ يَعْلَمُ أَعْمَالَكُمْ
.
“Kalaulah Kami kehendaki, Kami akan perlihatkan kepada mereka kepadamu tentang mereka dan kamu akan mengenal mereka dengan tanda-tanda mereka. Dan kamu akan mengenal mereka dalam ucapan-ucapan mereka dan Allah mengetahui amalan kamu.“
.
Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rohimahullah:
”Orang yang jujur dan banyak berbuat kebaikan akan tampak di wajahnya cahaya kejujurannya. Demikian pula orang yang suka berdusta dan suka berbuat dosa semakin panjang umur seseorang akan sampai, semakin tampak bekas atau pengaruh tersebut”.

Materi Tematik | Mengenal Aqidah dan Manhaj (Kaidah 38)

MENGENAL AQIDAH DAN MANHAJ
sumber group telegram

Pembahasan dasar mengenai AQIDAH dan MANHAJ dan dibimbing langsung oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Pembahasan kali ini merujuk kepada buku yang berjudul “Al Ishbaah Fii Bayani Manhajis Salaf Tarbiyati wal Ishlah“, tentang Manhaj salaf dalam masalah tarbiyah dan perbaikan, yang ditulis oleh Syaikh Al Ubailaan, حفظه الله تعالى

Kaidah yang ke 38 :blossom:
.
( simak audio di link berikut ) : http://bbg-alilmu.com/archives/37857
.
Orang-orang yang menyelisihi Salafus Shalih itu sebetulnya telah membuka pintu untuk musuh-musuh Islam untuk meragukan Islam, untuk merusak Islam.
.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman [QS Al-Ma’idah : 51]
.
‎يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى أَوْلِيَاءَ
.
“Hai orang-orang yang beriman jangan kamu jadikan Yahudi dan Nasrani sebagai wali-wali kalian“
.
‎بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ
.
“sebagian mereka adalah wali untuk sebagian yang lain“
.

Materi Tematik | Mengenal Aqidah dan Manhaj (Kaidah 37)

MENGENAL AQIDAH DAN MANHAJ
sumber group telegram

Pembahasan dasar mengenai AQIDAH dan MANHAJ dan dibimbing langsung oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Pembahasan kali ini merujuk kepada buku yang berjudul “Al Ishbaah Fii Bayani Manhajis Salaf Tarbiyati wal Ishlah“, tentang Manhaj salaf dalam masalah tarbiyah dan perbaikan, yang ditulis oleh Syaikh Al Ubailaan, حفظه الله تعالى

Kaidah yang ke 37 :blossom:
.
( simak audio di link berikut ) : http://bbg-alilmu.com/archives/37817
.
Orang-orang yang menyelisihi jalan salaf, mereka pasti jatuh kepada sikap ghuluw (berlebih-lebihan) atau kebalikan, yaitu sikap terlalu meremehkan
.
Allah Ta’ala berfirman [QS Al-Ma’idah : 77]
.
‎يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لا تَغْلُوا فِي دِينِكُمْ غَيْرَ الْحَقِّ وَلا تَتَّبِعُوا أَهْوَاءَ قَوْمٍ قَدْ ضَلُّوا مِنْ قَبْلُ وَأَضَلُّوا كَثِيرًا وَضَلُّوا عَنْ سَوَاءِ السَّبِيلِ
.
“Hai Ahli Kitab, jangan kalian berlebih-lebihan dalam agama kalian dengan tanpa haq. Dan jangan mengikuti hawa nafsu suatu kaum yang telah tersesat sebelumnya dan menyesatkan banyak manusia dan tersesat dari jalan yang benar.”
..

Materi Tematik | Mengenal Aqidah dan Manhaj (Kaidah 35 dan 36)

MENGENAL AQIDAH DAN MANHAJ
sumber group telegram

Pembahasan dasar mengenai AQIDAH dan MANHAJ dan dibimbing langsung oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Pembahasan kali ini merujuk kepada buku yang berjudul “Al Ishbaah Fii Bayani Manhajis Salaf Tarbiyati wal Ishlah“, tentang Manhaj salaf dalam masalah tarbiyah dan perbaikan, yang ditulis oleh Syaikh Al Ubailaan, حفظه الله تعالى

Kaidah yang ke 35 dan ke 36 :blossom:
.
( simak audio di link berikut ) : http://bbg-alilmu.com/archives/37807
.
:blossom: Kaidah yang ke 35 :blossom:
.
Wajibnya mewaspadakan kaum muslimin, mentahzir kaum muslimin dari kitab-kitab yang mengandung kebid’ahan.
.
Ini sebetulnya pembahasannya mirip dengan pembahasan sebelumnya tentang wajibnya mentahzir ahli bid’ah karena menpertahankan kelurusan agama lebih didahulukan diatas segala-galanya, dan menyelamatkan umat dari penyimpangan dan pemikiran yang menyesatkan, tentu maslahatnya jauh lebih besar.
.
:blossom: **Kaidah yang ke 36
:blossom:
.
Wajibnya bersikap tengah-tengah, bersikap adil dalam menghukumi orang-orang yang jatuh ke dalam kesalahan.

Materi Tematik | Mengenal Aqidah dan Manhaj (Kaidah 34)

MENGENAL AQIDAH DAN MANHAJ
sumber group telegram

Pembahasan dasar mengenai AQIDAH dan MANHAJ dan dibimbing langsung oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Pembahasan kali ini merujuk kepada buku yang berjudul “Al Ishbaah Fii Bayani Manhajis Salaf Tarbiyati wal Ishlah“, tentang Manhaj salaf dalam masalah tarbiyah dan perbaikan, yang ditulis oleh Syaikh Al Ubailaan, حفظه الله تعالى

Kaidah yang ke 34 :blossom:
.
(simak audio di link berikut) : http://bbg-alilmu.com/archives/37800
.
Bahaya ahli bid’ah terhadap kaum muslimin “terkadang” lebih besar daripada bahaya orang-orang kafir.
.
Ini kalimat banyak orang yang tidak menerimanya, namun kalau kita perhatikan dengan hati yang dingin dan kenyataan serta dalil-dalil memang keadaannya demikian terkadang.
.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata: ”Menolak atau mencegah kezoliman orang-orang ahli bid’ah itu wajib secara fardu kifayah dengan kesepakatan kaum muslimin”
Dimana Nabi shalallahu ‘alayhi wasallam ketika mensifati orang-orang khawarij, beliau bersabda: “Seburuk-buruknya orang yang terbunuh dikolong langit itu orang khawarij, dan sebaik-baiknya orang yang dibunuh adalah yang dibunuh oleh orang khawarij.” (Dikeluarkan oleh Tarmidzi dan yang lainnya).
.

Materi Tematik | Mengenal Aqidah dan Manhaj (Kaidah 33)

MENGENAL AQIDAH DAN MANHAJ
sumber group telegram

Pembahasan dasar mengenai AQIDAH dan MANHAJ dan dibimbing langsung oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Pembahasan kali ini merujuk kepada buku yang berjudul “Al Ishbaah Fii Bayani Manhajis Salaf Tarbiyati wal Ishlah“, tentang Manhaj salaf dalam masalah tarbiyah dan perbaikan, yang ditulis oleh Syaikh Al Ubailaan, حفظه الله تعالى

Kaidah yang ke 33 :blossom:
.
(simak audio di link berikut) : http://bbg-alilmu.com/archives/37718
.
Bahwa ahlu bid’ah aksaam orang-orang jatuh pada ke bid’ahan atau kesalahan yang lain itu dibagi beberapa macam sbb :
.
1. Dikatakan oleh Ibnu Qoyim yaitu orang jahil yang hanya bisa taklik tidak punya ilmu sama sekali, maka tidak boleh dikafirkan, tidak boleh dianggap fasik tidak boleh ditolak persaksiannya.
Apabila ia tidak mampu untuk mempelajari ilmu maka dihukumi orang-orang yang lemah dari kalangan laki-laki, wanita dan anak-anak.
.

Materi Tematik | Mengenal Aqidah dan Manhaj (Kaidah 32)

MENGENAL AQIDAH DAN MANHAJ
sumber group telegram

Pembahasan dasar mengenai AQIDAH dan MANHAJ dan dibimbing langsung oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Pembahasan kali ini merujuk kepada buku yang berjudul “Al Ishbaah Fii Bayani Manhajis Salaf Tarbiyati wal Ishlah“, tentang Manhaj salaf dalam masalah tarbiyah dan perbaikan, yang ditulis oleh Syaikh Al Ubailaan, حفظه الله تعالى

Kaidah yang ke 32 :blossom:
.
(simak audio di link berikut) : http://bbg-alilmu.com/archives/37440
.
Wajibnya memperingatkan ummat dari kesesatan para pemimpin -pemimpin kebid’ahan.
.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman [QS Al A’raf :181]:
.
‎وَمِمَّنْ خَلَقْنَا أُمَّةٌ يَهْدُونَ بِالْحَقِّ وَبِهِ يَعْدِلُونَ
.
“Dan diantara manusia yang kami ciptakan adalah ummat yang memberikan hidayah dengan kebenaran dan dengannya juga mereka bersikap adil.“
.
Artinya, seakan Beliau (Syaikh Al Ubailaan) mengisyaratkan bahwa mentahzir, memperingatkan manusia dari bahaya kesesatan pemimpin-pemimpin kebid’ahan itu termasuk memberikan hidayah kepada kebenaran, namun tentunya dengan sikap adil, bukan dengan sikap yang berlebihan.

Materi Tematik | Mengenal Aqidah dan Manhaj (Kaidah 31)

MENGENAL AQIDAH DAN MANHAJ
sumber group telegram

Pembahasan dasar mengenai AQIDAH dan MANHAJ dan dibimbing langsung oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Pembahasan kali ini merujuk kepada buku yang berjudul “Al Ishbaah Fii Bayani Manhajis Salaf Tarbiyati wal Ishlah“, tentang Manhaj salaf dalam masalah tarbiyah dan perbaikan, yang ditulis oleh Syaikh Al Ubailaan, حفظه الله تعالى

Kaidah yang ke 31 :blossom:
.
(simak audio di link berikut) : http://bbg-alilmu.com/archives/37286
.
Mereka meyakini bahwa bermuamalah atau menghadapi kejadian-kejadian yang berubah-rubah masalah yang pasti tentunya akan berubah-rubah sesuai kondisi dan tempat, itu harus di bangun diatas pemahaman yang benar terhadap dalil-dalil syari’at dan pengetahuan yang luas tentang sunnah-sunnah Allah kepada mahluk-mahluknya.
.
Allah Ta’ala berfirman [QS An-Nisa : 83]
.
‎وَإِذَا جَاءَهُمْ أَمْرٌ مِّنَ الْأَمْنِ أَوِ الْخَوْفِ أَذَاعُوا بِهِ ۖ
.
“Apabila datang kepada mereka perkara yang berhubungan dengan rasa aman atau rasa takut, mereka segera menyebarkannya.”

Thursday, July 5, 2018

Materi Tematik | Mengenal Aqidah dan Manhaj (Kaidah 30)

MENGENAL AQIDAH DAN MANHAJ
sumber group telegram

Pembahasan dasar mengenai AQIDAH dan MANHAJ dan dibimbing langsung oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Pembahasan kali ini merujuk kepada buku yang berjudul “Al Ishbaah Fii Bayani Manhajis Salaf Tarbiyati wal Ishlah“, tentang Manhaj salaf dalam masalah tarbiyah dan perbaikan, yang ditulis oleh Syaikh Al Ubailaan, حفظه الله تعالى

Kaidah yang ke 30 :blossom:
.
(simak audio di link berikut) : http://bbg-alilmu.com/archives/37057
.
Mereka meyakini wajibnya berpegang kepada manhaj Nabi dalam berdakwah kepada Allah
.
Allah Ta’aala berfirman [ QS Al-A’raf :3]
.
‎اتَّبِعُواْ مَا أنزل إِلَيْكُم مِّن رَّبِّكُمْ
.
“Ikutilah apa yang diturunkan kepada kalian dari Rabb kalian“
.
‎وَلاَ تَتَّبِعُواْ مِن دُونِهِ أَوْلِيَاء
.
“..dan jangan kamu ikuti selain Allah sebagai tandingan-tandingan“

Materi Tematik | Mengenal Aqidah dan Manhaj (Kaidah 29)

MENGENAL AQIDAH DAN MANHAJ
sumber group telegram

Pembahasan dasar mengenai AQIDAH dan MANHAJ dan dibimbing langsung oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Pembahasan kali ini merujuk kepada buku yang berjudul “Al Ishbaah Fii Bayani Manhajis Salaf Tarbiyati wal Ishlah“, tentang Manhaj salaf dalam masalah tarbiyah dan perbaikan, yang ditulis oleh Syaikh Al Ubailaan, حفظه الله تعالى

Kaidah yang ke 29 :blossom:
.
(simak audio di link berikut) : http://bbg-alilmu.com/archives/36668

Bahwa mereka mewanti-wanti jangan sampai menjadikan agama sebagai wasilah untuk meraih dunia.

Allah berfirman [QS Al-Israa’ : 18]
.
‎مَنْ كانَ يُرِيدُ الْعاجِلَةَ عَجَّلْنا لَهُ فِيها مَا نَشاءُ لِمَنْ نُرِيدُ ثُمَّ جَعَلْنا لَهُ جَهَنَّمَ يَصْلاها مَذْمُوماً مَدْحُوراً[ الإسراء / 18 ]
.
“Barangsiapa yang menginginkan kehidupan dunia, maka Kami akan percepat untuk dia dalam kehidupan dunia tersebut bagi siapa yang Kami kehendaki, kemudian Kami jadikan untuk dia sebagai sesuatu yang tercela dan hina“
.

Materi Tematik | Mengenal Aqidah dan Manhaj (Kaidah 28)

MENGENAL AQIDAH DAN MANHAJ
sumber group telegram

Pembahasan dasar mengenai AQIDAH dan MANHAJ dan dibimbing langsung oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Pembahasan kali ini merujuk kepada buku yang berjudul “Al Ishbaah Fii Bayani Manhajis Salaf Tarbiyati wal Ishlah“, tentang Manhaj salaf dalam masalah tarbiyah dan perbaikan, yang ditulis oleh Syaikh Al Ubailaan, حفظه الله تعالى

Kaidah yang ke 28 :blossom:
.
Mereka tidak memberikan loyalitas, tidak pula memberikan permusuhan pada selain keridhoan Allah.

Artinya loyalitas mereka dan permusuhan mereka semuanya karena Allah Subhanahu wa Ta’ala, bukan karena hawa nafsu, bukan pula karena kepentingan dunia dan politik itulah sifat Ahlusunnah waljama’ah.

Allah Ta’ala berfirman [QS At-Taubah:71]

‎وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ

“Dan kaum mukminin dan kaum mukminat sebagian mereka adalah wali untuk yang lainnya.”

Wali itu artinya memberikan loyalitas, dari kata Wala’.

Materi Tematik | Mengenal Aqidah dan Manhaj (Kaidah 27)

MENGENAL AQIDAH DAN MANHAJ
sumber group telegram

Pembahasan dasar mengenai AQIDAH dan MANHAJ dan dibimbing langsung oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Pembahasan kali ini merujuk kepada buku yang berjudul “Al Ishbaah Fii Bayani Manhajis Salaf Tarbiyati wal Ishlah“, tentang Manhaj salaf dalam masalah tarbiyah dan perbaikan, yang ditulis oleh Syaikh Al Ubailaan, حفظه الله تعالى

Kaidah yang ke 27 :blossom:
.
Mereka mewaspadai tata cara ahli bid’ah yang menuduh para ulama yang mengikuti manhaj salaf, dengan tuduhan bahwa mereka itu radikal.

Maka kita waspadai tata cara seperti itu, karena itulah tata cara ahli bid’ah agar manusia lari dari kebenaran.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam surat Al Israa : 73

‎وَإِنْ كَادُوا لَيَفْتِنُونَكَ عَنِ الَّذِي أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ لِتَفْتَرِيَ عَلَيْنَا غَيْرَهُ ۖ وَإِذًا لَاتَّخَذُوكَ خَلِيلًا

“Dan mereka hampir-hampir memfitnahmu dari apa yang telah kami wahyukan kepada engkau agar kamu mengada-ada atas kami selain itu.”

Materi Tematik | Mengenal Aqidah dan Manhaj (Kaidah 26)

MENGENAL AQIDAH DAN MANHAJ
sumber group telegram

Pembahasan dasar mengenai AQIDAH dan MANHAJ dan dibimbing langsung oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Pembahasan kali ini merujuk kepada buku yang berjudul “Al Ishbaah Fii Bayani Manhajis Salaf Tarbiyati wal Ishlah“, tentang Manhaj salaf dalam masalah tarbiyah dan perbaikan, yang ditulis oleh Syaikh Al Ubailaan, حفظه الله تعالى

Kaidah yang ke 26 :blossom:

**Bahwa mereka mewanti-wanti manusia dari bahaya berbuat bid’ah dalam agama.

**Dan juga bahaya berkata atas Allah dengan tanpa ilmu.

:point_right:🏼 Karena dua perkara ini adalah perkara yang bisa menghancurkan kemudian merusak syari’at Islam.

Oleh karena itulah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam setiap kali khotbah Jum’at, beliau selalu berkata:

“Sebaik-baiknya ucapan adalah ucapan Allah, sebaik-baiknya petunjuk adalah petunjuk Rasulullah dan seburuk-buruknya perkara adalah perkara yang di ada-adakan dan setiap bid’ah itu sesat.” (dikeluarkan Imam Muslim dalam shohihnya).

Materi Tematik | Mengenal Aqidah dan Manhaj (Kaidah 25)

MENGENAL AQIDAH DAN MANHAJ
sumber group telegram

Pembahasan dasar mengenai AQIDAH dan MANHAJ dan dibimbing langsung oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Pembahasan kali ini merujuk kepada buku yang berjudul “Al Ishbaah Fii Bayani Manhajis Salaf Tarbiyati wal Ishlah“, tentang Manhaj salaf dalam masalah tarbiyah dan perbaikan, yang ditulis oleh Syaikh Al Ubailaan, حفظه الله تعالى

Kaidah yang ke 25 :blossom:

Penjelasan tentang sebagian sebab-sebab kebatilan itu laris di tengah masyarakat.

Al-Imam Ibnu Qayyim rahimahullah menyebutkan ada sekitar 5 sebab, kenapa kebatilan itu bisa laris di tengah masyarakat._
Kita akan bahas satu persatu…

Kata beliau:

:point_right:🏼 SEBAB yang pertama :

Yaitu pelakunya yang ingin melariskan kebatilan itu datang membawa kata-kata yang indah, di berikan pakaian, kefasihan dan ungkapan-ungkapan yang mengasyikkan.

Materi Tematik | Mengenal Aqidan dan Manhaj (Kaidah 24)

MENGENAL AQIDAH DAN MANHAJ
sumber group telegram

Pembahasan dasar mengenai AQIDAH dan MANHAJ dan dibimbing langsung oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Pembahasan kali ini merujuk kepada buku yang berjudul “Al Ishbaah Fii Bayani Manhajis Salaf Tarbiyati wal Ishlah“, tentang Manhaj salaf dalam masalah tarbiyah dan perbaikan, yang ditulis oleh Syaikh Al Ubailaan, حفظه الله تعالى

KAIDAH yang ke 24 :blossom:

Mereka menetapkan bahwa MAKSUD TUJUAN SYARI'AT itu 3:

1⃣ Menolak Mafsadat
2⃣ Mendatangkan Maslahat
3⃣ Berjalan di atas jalan yang baik dan kebiasaan yang bagus.
.
.
:point_right:🏼 Adapun yang pertama yaitu MENOLAK MAFSADAT ini berhubungan dengan 6 perkara;

1. Agama
Sebagaimana Allah berfirman [QS Al-Baqarah : 193]

Materi Tematik | Mengenal Aqidah dan Manhaj (Kaidah 23)

MENGENAL AQIDAH DAN MANHAJ
sumber group telegram

Pembahasan dasar mengenai AQIDAH dan MANHAJ dan dibimbing langsung oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Pembahasan kali ini merujuk kepada buku yang berjudul “Al Ishbaah Fii Bayani Manhajis Salaf Tarbiyati wal Ishlah“, tentang Manhaj salaf dalam masalah tarbiyah dan perbaikan, yang ditulis oleh Syaikh Al Ubailaan, حفظه الله تعالى

Kaidah yang ke 23 :blossom:

Bahwa mereka senantiasa menganjurkan untuk mempelajari sunnah Nabi, yaitu Hadits Nabi dan mengamalkannya dan memperingatkan jangan sampai kita meninggalkannya.

Ini karena sunnah Nabi adalah sebagai penjelas Alqur’an.
Kita tidak akan mampu dan tidak bisa memahami Alqur’an bila kita tidak mempelajari sunnah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam itu adalah aplikasi daripada Alqur’an dan perincian terhadap Alqur’anul Karim.

Imam Al-Bukhari rahimahullah berkata: “Bab bagaimana ilmu itu di cabut“.
Kemudian beliau membawakan atsar Umar bin Abdul Aziz, dimana beliau menulis surat kepada Abu Bakr bin Hazm, kata beliau:

Materi Tematik | Mengenal Aqidah dan Manhaj (Kaidah 22)

MENGENAL AQIDAH DAN MANHAJ
sumber group telegram

Pembahasan dasar mengenai AQIDAH dan MANHAJ dan dibimbing langsung oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Pembahasan kali ini merujuk kepada buku yang berjudul “Al Ishbaah Fii Bayani Manhajis Salaf Tarbiyati wal Ishlah“, tentang Manhaj salaf dalam masalah tarbiyah dan perbaikan, yang ditulis oleh Syaikh Al Ubailaan, حفظه الله تعالى

Kaidah yang ke 22 :blossom:

Bahwa mereka menganjurkan umat Islam untuk memahami Alqur’an dan Hadits.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman [QS An-Nisaa : 82]

‎أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ

“Apakah mereka tidak mentadaburi Alqur’an“

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

من يرد الله به خيرا يفقهه في الدين

“Siapa yang Allah inginkan kebaikan untuk dia, Allah akan faqihkan dalam agama.”

Materi Tematik | Mengenal Aqidah dan Manhaj (Kaidah 21)

MENGENAL AQIDAH DAN MANHAJ
sumber group telegram

Pembahasan dasar mengenai AQIDAH dan MANHAJ dan dibimbing langsung oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Pembahasan kali ini merujuk kepada buku yang berjudul “Al Ishbaah Fii Bayani Manhajis Salaf Tarbiyati wal Ishlah“, tentang Manhaj salaf dalam masalah tarbiyah dan perbaikan, yang ditulis oleh Syaikh Al Ubailaan, حفظه الله تعالى

Kaidah yang ke 21 :blossom:

Bersikap sederhana dalam beramal dan berpegang kepada sunnah itu dan merupakan poros agama.

Allah berfirman [QS Al-Maidah : 77]

‎يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لَا تَغْلُوا فِي دِينِكُمْ

“Hai ahli kitab, jangan kalian berlebih-lebihan dalam agama kalian“

Allah juga berfirman [QS Al-An’am : 141]

‎ۖ وَلَا تُسْرِفُوا ۚ

“Jangan kalian berlebih-lebihan“

Wednesday, July 4, 2018

Materi Tematik | Mengenal Aqidah dan Manhaj (Kaidah 20)

MENGENAL AQIDAH DAN MANHAJ
sumber group telegram

Pembahasan dasar mengenai AQIDAH dan MANHAJ dan dibimbing langsung oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam Lc, حفظه الله تعالى

Pembahasan kali ini merujuk kepada buku yang berjudul “Al Ishbaah Fii Bayani Manhajis Salaf Tarbiyati wal Ishlah“, tentang Manhaj salaf dalam masalah tarbiyah dan perbaikan, yang ditulis oleh Syaikh Al Ubailaan, حفظه الله تعالى

Kaidah yang ke 20 :blossom:

Yaitu bahwa Mereka Beriman Kepada apa yang di tunjukkan oleh Alqur’an dari Sunatullah Yang Bersifat Kauniyah qadariyah.

Kata beliau (Syaikh Al Ubailaan حفظه الله تعالى):
Ujian kaum mukminin dimana ketika musuh mereka itu menang, itu terkadang mempunyai hikmah yang agung, tidak ada yang mengetahui secara terperinci kecuali Allah_

Diantara HIKMAHNYA adalah:

1. Agar mereka betul-betul tunduk dan betul-betul tadharru’ (merendah) kepada Allah dengan meminta pertolongan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk mengalahkan musuh-musuh mereka.