Showing posts with label kitab zakat. Show all posts
Showing posts with label kitab zakat. Show all posts

Saturday, February 3, 2018

Kajian 93 | Zakat Fithr (bagian 6)

ZAKĀT FITHR (الفطر) -  BAGIAN 6
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد


Para sahabat Bimbingan Islām yang diberkahi oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Kita lanjutkan pada halaqah yang terakhir dalam permasalahan zakāt sebagaimana disebutkan oleh penulis rahimahullāh.

Berkata penulis rahimahullāh:

((وخمسة لا يجوز دفعها إليهم: الغني بمال أو كسب والعبد وبنو هاشم وبنو المطلب والكافر زمن تلزم المزكي نفقته لا يدفعها إليهم باسم الفقراء والمساكين.))

Ada 5 (lima) kelompok yang tidak boleh diberikan zakāt, (yaitu): Orang kaya baik dia punya harta yang cukup atau dia bisa bekerja, budak, Banū Hāsyim dan Banū Al Muthālib, orang-orang kāfir, orang-orang yang wajib dinafkahi oleh muzakī, maka tidak boleh diberikan kepada mereka dengan nama (dianggap sebagai) faqīr dan miskin.

Friday, February 2, 2018

Kajian 92 | Zakat Fithr (bagian 5)

ZAKĀT FITHR (الفطر) -  BAGIAN 5
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد

Para sahabat Bimbingan Islām yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Kita lanjutkan pelajaran kita, masih tentang zakāt yaitu tentang para mustahikin atau orang-orang yang berhak mendapatkan (menerima) zakāt.

Disebutkan di dalam ayat hanya 8 (golongan) karena menggunakan kalimat "Innamā (إنما)":

إِنَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَاءِ وَالْمَسَاكِينِ وَالْعَامِلِينَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ وَفِي الرِّقَابِ وَالْغَارِمِينَ وَفِي سَبِيلِ اللَّهِ وَابْنِ السَّبِيلِ ۖ

"Sesungguhnya zakāt-zakāt itu hanyalah diberikan kepada orang-orang faqīr, orang-orang miskin, para pekerja urusan zakāt (amil zakāt ), orang-orang yang dijinakkan hatinya (karena baru memeluk Islām), hamba sahaya yang sedang berikhtiar menebus dirinya untuk jadi orang merdeka, orang-orang yang punya hutang (karena kepentingan agama), orang yang berperang untuk agama Allāh (tanpa gaji dari pemerintah) dan musafir yang kehabisan bekal dalam perjalanan."

(QS At Tawbah:  60)

Thursday, February 1, 2018

Kajian 91 | Zakat Fithr (bagian 4)

ZAKĀT FITHR (الفطر) -  BAGIAN 4
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد


Para shahābat Bimbingan Islām, semoga Allāh Subhānahu wa Ta'āla memberikan keberkahan kepada kita semua, in syā Allāh.

Pada halaqah kali ini, kita akan melanjutkan pelajaran kita tentang zakāt dan in syā Allāh kita masuk pada golongan-golongan yang berhak mendapatkan zakāt (الأصناف الذي يستحقون الزكاة).

Sebelumnya kita sedikit membahas tentang, bolehkah mengeluarkan zakāt fithrah dengan uang ?

Di sini ada dua pendapat (para ulamā) :

⑴ Tidak boleh (pendapat jumhur dari kalangan Mālikiyyah, Syāfi'iyyah maupun Hanābilah).

⑵ Membolehkan (pendapat madzhab Hanafiyyah, Imām Bukhāri dan Umar bin Abdul Aziz, Hasan Basri dan yang lainnya).

Wednesday, January 31, 2018

Kajian 90 | Zakat Fithr (bagian 3)

ZAKĀT FITHR (الفطر) -  BAGIAN 3
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد


Para shahābat Bimbingan Islām yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Kita lanjutkan beberapa faedah atau permasalahan di dalam masalah zakāt secara ringkas yang mungkin pernah disebutkan tentang maksud dari zakāt fithrah.

Sudah disebutkan di dalam hadīts bahwasanya maksud disyari'atkan zakāt fithrah adalah sebagai penebus kelalaian yang dilakukan oleh seorang yang berpuasa.

Dalam hadīts:

طُهْرَةً لِلصَّائِمِ مِنَ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ

"Sebagai pembersih dari orang-orang yang berpuasa dari perbuatan yang lalai dan perbuatan yang buruk."

Monday, January 29, 2018

Kajian 88 | Zakat Fithr (bagian 1 )

ZAKĀT FITHR (الفطر) -  BAGIAN 1
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد


Para shahābat Bimbingan Islām yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Kita lanjutkan pelajaran kita dan kita masuk pada permasalahan (fasal) tentang zakāt al fithr (الفطر) atau zakāt fitrah. 

Apabila Ramadhān telah selesai (dengan tenggelamnya matahari) kemudian masuk pada 'Iedul Fithr maka wajib bagi setiap muslim untuk mengeluarkan satu kadar tertentu dari makanan pokoknya yang disebut sebagai zakāt fitrah (zakāt badan).

Kenapa disebut zakāt badan?

Karena zakāt ini tidak terkait dengan harta seseorang tetapi justru terkait dengan dzat seseorang (badan seseorang).

Saturday, January 6, 2018

Kajian 87 | Zakat Perdagangan (bagian 2 dari 2)

ZAKĀT PERDAGANGAN (عروض التجارة), BAGIAN 2 DARI 2
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد


Para shahābat Bimbingan Islām yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Kita masuk pada pembahasan tentang: عروض التجارة , zakāt pada barang-barang perdagangan atau barang-barang yang didagangkan.


⑶ Zakāt diwajibkan setiap tahun, ini pendapat jumhur dan Imām Asy Syāfi'i rahimahullāh.

Artinya apabila barang tersebut diniatkan untuk jual beli walaupun mungkin tidak terjual selama bertahun-tahun maka setiap tahunnya harus dizakāti.

Misalnya:

Friday, January 5, 2018

Kajian 86 | Zakat Perdagangan (bagian 1 dari 2)

ZAKĀT PERDAGANGAN (عروض التجارة), BAGIAN 1 DARI 2
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد


Para shahābat Bimbingan Islām yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Kita masuk pada halaqah yang ke-86, kita masuk pada pembahasan tentang: عروض التجارة , zakāt pada barang-barang perdagangan atau barang-barang yang didagangkan.

Jumhur ulamā menyatakan bahwasanya hukum zakāt: عروض التجارة adalah wajib, hal ini berdasarkan firman Allāh Subhānahu wa Ta'āla:

خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا

“Ambillah sedekah (zakāt ) dari harta mereka untuk membersihkan dan menyucikan mereka dengan sedekah itu.”

(QS At Tawbah: 103)

Thursday, January 4, 2018

Kajian 85 | Zakat Pertanian

ZAKĀT PERTANIAN (الزروع والثمار)
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد


Para shahābat Bimbingan Islām yang berbahagia, di manapun anda berada dan semoga Allāh merahmati kita semua.

Pada halaqah yang ke-85 ini kita masih membahas hal yang terkait dengan zakāt dan kita masuk pembahasan tentang zakāt: الزروع والثمار yaitu zakāt pertanian, zakāt buah-buahan dan biji-bijian.

Di sini, seseorang wajib menunaikan zakat pertanian apabila dia memilikinya, berdasarkan dalīl dari Al Qur'ān maupun hadīts Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam.

Di antaranya firman Allāh Subhānahu wa Ta'āla:

⑴ Dalam surat Al An'ām ayat 141:

وَآتُوا حَقَّهُ يَوْمَ حَصَادِهِ

Wednesday, January 3, 2018

Kajian 84 | Zakat Emas Dan Perak

ZAKĀT EMAS DAN PERAK
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد


Para shahābat Bimbingan Islām yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Pada halaqah yang ke-84, kita akan melanjutkan pembahasan kita tentang zakāt emas dan perak (الذهب والفضة).

Di mana zakāt emas dan perak ini adalah zakāt yang wajib dan disebutkan di dalam Al Qur'ān maupun hadīts.

Allāh Subhānahu wa Ta'āla  berfirman:

وَالَّذِينَ يَكْنزونَ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ وَلا يُنْفِقُونَهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ

"Dan orang-orang yang menimbun emas dan peraknya serta tidak menginfāqkannya di jalan Allāh, maka beri kabar gembiralah mereka dengan adzāb yang pedih."

(QS At Tawbah: 34)

Tuesday, January 2, 2018

Kajian 83 | Zakat Khilthah

ZAKĀTUL KHILTHAH
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد


Para shahābat Bimbingan Islām yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Pada halaqah yang ke-83, kita masih melanjutkan pelajaran tentang zakāt dan ada pembahasan yang dibahas oleh para ulamā yaitu: زكاة الخلطة (zakātul khilthah) pada zakāt kambing.

Apa yang dimaksud dengan zakātul khilthah?

Al khilthah adalah al khalaf yaitu bercampur, bersama-sama.

Maksudnya adalah apabila ada dua orang memiliki harta zakāt dan dia mengabungkan zakātnya. Jadi dua orang atau lebih menggabungkan zakātnya, maka ini disebut dengan zakāt al khilthah (zakāt yang tercampur harta zakātnya /bersama-sama) maka tatkala bersama-sama zakātnya adalah zakāt harta yang seperti milik satu orang.

Monday, January 1, 2018

Kajian 82 | Zakat Ternak Kambing

ZAKĀT TERNAK KAMBING
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد

Para shahābat Bimbingan Islām yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla di manapun anda berada.

Pada halaqah yang ke-82, kita akan melanjutkan pelajaran tentang zakāt.

Dan kita sudah masuki pada zakāt الغنم Al Ghanam (zakāt tentang kambing). Apabila seseorang memiliki hewan piaraan kambing (peternakan kambing) maka di sana ada zakāt dan ada aturan zakātnya.

Berkata penulis rahimahullāh:

(( وأول نصاب الغنم أربعون وفيها شاة جذعة من الضأن أو ثنية من المعز))

Nishāb yang pertama mulai dikenakan zakāt tatkala mencapai 40 ekor, maka dikeluarkan satu ekor kambing جذعة (jadza'ah) dari jenis الضأن (dha'n) atau dikeluarkan satu ekor kambing jenis al ma'iz (المعز).

Friday, December 8, 2017

Kajian 81 | Zakat Ternak Unta

ZAKAT TERNAK UNTA
klik link audio

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد


Para sahābat Bimbingan Islām yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Pada halaqah yang ke-81 ini kita masih melanjutkan Kitāb zakāt dan kita masuk pada fashal tentang zakāt ternak unta.

Berkata penulis rahimahullāh:

((وأول نصاب الإبل خمسة))

((Dan awal nishab dari ternak unta atau hewan unta adalah 5 ekor))

Hal ini berdasarkan hadīts Annas bin Mālik radhiyallāhu Ta'āla 'anhu, manakala beliau menceritakan tentang kitāb Abū Bakar As Shidiq yang dikirim ke Bahrain untuk menerangkan tata cara dari menunaikan zakāt secara terperinci yang diperintahkan oleh Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam.

Thursday, December 7, 2017

Kajian 80 | Zakat Buah-Buahan

ZAKAT BUAH-BUAHAN
klik link audio

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد

Para shahābat Bimbingan Islām yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Kita lanjutkan pada pembahasan masalah zakāt dan pada halaqah ke-80 ini kita akan membahas tentang الثمار.

Pada pembahasan yang telah lalu dan dijelaskan sebelumnya di sana tentang perbedaan para ulamā tentang apa yang dimaksud dengan الزُروع الثمار. Hal ini berdasarkan hadīts yang diriwayatkan oleh Al Hākim dan Baihaqi tatkala Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam mengutus Abū Mūsā ke Yaman untuk mengajari agama mereka.

Dan Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda:

فَأَمَرَهُمْ أَنْ لَا يَأْخُذُوا إِلاَّ مِنَ الْحِنْطَةِ وَالشَّعِيرِ وَالتَّمْرِ وَالزَّبِيبِ

Wednesday, December 6, 2017

Kajian 79 | Zakat Pertanian

ZAKAT PERTANIAN
klik link audio

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد

Para shahābat Bimbingan Islām yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Kita memasuki pada halaqah ke-79 dan akan melanjutkan pada zakāt الزُروع atau zakāt pertanian.

Berkata penulis rahimahullāh:

((وأما الزروع فتجب الزكاة فيها بثلاثة شرائط: أن يكون مما يزرعه الآدميون. وأن يكون قوتا مدخرا. وأن يكون نصابا))

((Adapun zakāt pertanian maka wajib zakāt pada pertanian tersebut apabila memenuhi 3 (tiga) syarat.
⑴ Hasil pertanian yang ditanam oleh manusia.
⑵ Hasil pertanian tersebut adalah jenis makanan pokok yang bisa disimpan.
⑶ Hasil pertanian tersebut sudah mencapai keadaan nishab))

Tuesday, December 5, 2017

Kajian 78 | Zakat Harta Berharga Dan Syaratnya

ZAKAT HARTA BERHARGA DAN SYARATNYA
klik link audio

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد


Para shahābat Bimbingan Islām yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Kita memasuki pada halaqah ke-78 dan kita masuk kepada jenis yang kedua yaitu jenis الأثمان atau harta berharga.

Yang dimaksud dengan الأثمان disini disebutkan oleh penulis rahimahullāh:

((وأما الأثمان فشيئان: الذهب والفضة))

(("Yang dimaksud dengan harta yang berharga yang dizakāti adalah dua jenis yaitu emas dan perak."))

Monday, December 4, 2017

Kajian 77 | Jenis Dan Syarat Hewan Ternak Yang Wajib Dizakati

JENIS DAN SYARAT HEWAN TERNAK YANG WAJIB DIZAKĀTI
klik link audio

 بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد


Para shahābat Bimbingan Islām yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Kita lanjutkan pada pembahasan tentang zakāt dan sudah dibahas sebelumnya 5 (lima) jenis yang wajib dizakāti diantaranya:

⑴ Hewan ternak (المواشي)
⑵ Barang berharga (الأثمان)
⑶ Pertanian (الزُروع)
⑷ Buah-buahan (الثمار)
⑸ Barang-barang perdagangan (عروض التجارة)

Lima jenis ini wajib dizakāti.

Saturday, November 11, 2017

Kajian 76 | Jenis Harta Yang Wajib Dizakati

JENIS HARTA YANG WAJIB DIZAKATI
klik link audio

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد


Para sahabat Bimbingan Islām yang dirahmati oleh  Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Kita masuki pada halaqah yang ke-76 dan kali ini kita masuk pada bab tentang "Fiqih Masalah Zakāt" yang sebelumnya kita telah sebutkan tentang keutamaan zakāt dan juga ancaman bagi orang-orang yang meninggalkan zakāt.

Pada halaqah kali ini, kita akan sebutkan secara sekilas tentang syarat-syarat yang terkait dengan zakāt.

Syarat yang terkait dengan zakāt ada 2 (dua) hal, yaitu:

⑴ Syarat yang terkait dengan orang yang menunaikan zakāt.
⑵ Syarat yang terkait dengan harta itu sendiri.

Friday, November 10, 2017

Kajian 75 | Peringatan-Peringatan Dari Allāh dan RasūlNya Pada Orang-Orang Yang Meninggalkan Zakat

PERINGATAN-PERINGATAN DARI ALLĀH DAN RASŪLNYA PADA ORANG-ORANG YANG MENINGGALKAN ZAKĀT
klik link audio

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد


Para sahabat Bimbingan Islām yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Memasuki halaqah yang ke-75 ini kita akan membahas tentang "Peringatan-peringatan dari Allāh dan Rasūl-Nya pada orang-orang yang meninggalkan zakāt, melupakan zakāt dan tidak menunaikan hak dari hartanya".

Di dalam syari'at ada peringatan yang sangat keras dan sangat tegas terhadap orang-orang yang meninggalkan atau menolak untuk membayar zakāt, bahkan sampai memberikan status orang yang meninggalkan atau menolak zakāt tersebut yaitu keluar dari Islām.

Sebagaimana Allāh Subhānahu wa Ta'āla  berfirman:

Thursday, November 9, 2017

Kajian 74 | Hukum Dan Keutamaan Zakat

HUKUM DAN KEUTAMAAN ZAKAT
klik link audio

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد

Para shahābat Bimbingan Islām yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla, alhamdulillāh, pada halaqah kali ini kita masuk pada bab yang baru yaitu tentang "Zakāt".

Sebelum kita membaca matan Abū Syujā', ada beberapa hal yang ingin disampaikan.

1. Hukum membayar zakāt

Sebagaimana kita ketahui bahwasanya membayar zakāt adalah salah satu rukun Islām.

Dan zakāt merupakan rukun yang penting, oleh karena itu Allāh Subhānahu wa Ta'āla berfirman:

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ

"Dan dirikanlah shalāt dan tunaikan zakāt."

(QS An Nūr: 56 dan QS Al Muzzamil: 20)