Showing posts with label Fauzan ST MA. Show all posts
Showing posts with label Fauzan ST MA. Show all posts

Wednesday, March 6, 2019

Kajian 116 | Larangan-Larangan Di Dalam Ihrām

LARANGAN-LARANGAN DI DALAM IHRĀM
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد

Para sahabat Bimbingan Islām yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Kita lanjutkan pelajaran kita pada halaqah yang ke-116. Pada halaqah kali ini kita masuk pada pembahasan tentang "Muharamātu Al Ihrām" atau larangan-larangan di dalam ihrām.

Berkata penulis rahimahullāh:

ويحرم على المحرم عشرة أشياء: لبس المخيط وتغطية الرأس من الرجل والوجه والكفين من المرأة وترجيل الشعر وحلقه وتقليم الأظفار والطيب وقتل الصيد وعقد النكاح والوطء والمباشرة بشهوة

Haram bagi orang yang ihrām 10 (sepuluh) perkara:

Perkara-perkara yang sebelumnya diperbolehkan kemudian setelah seseorang  berniat masuk ke dalam ihrām, maka berlaku larangan-larangan ihrām, yang tidak boleh dilakukan oleh orang yang sudah masuk di dalam nusukh ibadah haji atau umrah.

Tuesday, March 5, 2019

Kajian 115 | Sunnah-Sunnah Haji

SUNNAH-SUNNAH HAJI
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد

Para sahabat Bimbingan Islām yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Alhamdulilāh, kita lanjutkan pelajaran kita pada halaqah yang ke-115. Pada halaqah kali ini dan halaqah selanjutnya (in syā Allāh) akan lebih ringkas tanpa masuk pada perbedaan pendapat antar madzhab. Karena di dalam masalah fiqih banyak sekali akan kita temui permasalahan-permasalahan dan disana ada khilāf. Dan kita berusaha untuk memahami dari matan ini seringkas mungkin dan in syā Allāh akan dilanjutkan pada pembelajaran yang lebih mendalam.

Sebelum kita masuk ke halaqah 115, kita sampaikan bahwa kemarin ada yang terlewat tentang arkānul 'umrah.

Berkata penulis rahimahullāh:

وأركان العمرة أربعة : الإحرام والطواف والسعي والحلق أو التقصير في أحد القولين.

Rukun umrah itu ada empat, yaitu:

Monday, March 4, 2019

Kajian 114 | Kewajiban-Kewajiban Haji

KEWAJIBAN-KEWAJIBAN HAJI
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد

Para sahabat Bimbingan Islām yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Alhamdulilāh, atas karunia Allāh Subhānahu wa Ta'āla kita sampai pada halaqah yang ke-114, dan masih membahas mengenai ibadah haji. Kita masuk pada wājibātul haj.

Pertemuan lalu kita telah membahas rukun haji, maka sekarang kita membahas kewajiban-kewajiban di dalam haji.

Adapun rukun apabila ditinggalkan maka ibadah tersebut tidak sah, baik dilakukan secara sengaja maupun tidak sengaja.

Sementara kewajiban di dalam haji, apabila ditinggalkan maka hajinya tetap sah, akan tetapi orang tersebut wajib untuk membayar dam.

Wednesday, December 26, 2018

Kajian 113 | Rukun-Rukun Haji (2)

RUKUN HAJI
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد

Para sahabat Bimbingan Islām dan kaum muslimin yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Alhamdulilāh pada pertemuan yang ke-113 ini kita masih melanjutkan Kitābul Hajj dan kita masuk pada pembahasan rukun-rukun ibadah haji.

Rukun adalah amalan yang apabila dia ada maka ibadah itu ada dan apabila dia tidak ada maka ibadah itu tidak ada.

Artinya apabila tidak dikerjakan (ditinggal) maka ibadah tersebut dianggap tidak ada atau tidak dianggap sama sekali (tidak sah).

Maka membahas rukun ini adalah perkara yang sangat penting untuk diketahui. Begitu pula pada ibadah-ibadah yang lain selain haji, seperti umrah, shalāt (misalnya).

Apabila seseorang meninggalkan rukun shalāt maka ibadah shalāt tidak dianggap artinya tidak sah.

Di dalam ibadah haji di sana dibedakan antara rukun dan amalan yang wajib, adapun amalan yang rukun apabila ditinggalkan maka tidak bisa ditutup dengan dam.

Tuesday, December 25, 2018

Kajian 112 | Rukun-Rukun Haji

SYARAT WAJIB HAJI
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد

Para sahabat Bimbingan Islām dan kaum muslimin yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Kita lanjutkan pembahasan kita dari Kitāb Al Hajj matan Abū Syujā', pada pertemuan kali ini kita masuk pada halaqah yang ke-112.

Berkata penulis rahimahullāh:

(( وشرائط وجوب الحج سبعة أشياء: الإسلام والبلوغ والعقل والحرية ووجود الزاد والراحلة وتخلية الطريق وإمكان المسير))

"Dan syarat wajibnya haji bagi seseorang ada tujuh macam: Islam, baligh, berakal, merdeka, memiliki bekal dan memiliki kendaraan, aman perjalanan, mungkin untuk melakukan perjalanan."

Di sini ada khilāf para ulamā tentang jumlah syaratnya dan yang disebutkan dalam kitāb ini (madzhab Syāfi'i) ada 7 (tujuh) macam.

Di antaranya:

Monday, December 24, 2018

Kajian 111 | Haji (bagian 2)

MUQADDIMAH HAJI 02
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد

Para sahabat Bimbingan Islām dan kaum muslimin yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Alhamdulilāh kita akan memasuki halaqah yang ke-111, masih pada muqaddimah haji dan kemarin sudah kita sebutkan bahwa apabila seorang mampu untuk melaksanakan ibadah haji, hendaknya dia bersegera untuk melaksanakannya.

Pertama karena dengan bersegera melepaskan dari kewajiban haji tersebut, kemudian di sana banyak keutamaan-keutamaan yang Allāh Subhānahu wa Ta'āla berikan bagi orang yang menunaikan ibadah haji.

Bahkan dalam sebuah riwayat dari Umar bin Khaththāb yang diriwayatkan secara marfu':

مَنْ مَلَكَ زَادًا وَرَاحِلَةً تُبَلِّغُهُ إِلَى بَيْتِ اللَّهِ وَلَمْ يَحُجَّ ، فَلَا عَلَيْهِ أَنْ يَمُوتَ يَهُودِيًّا، أَوْ نَصْرَانِيًّا

"Barangsiapa yang memiliki dzat (kemampuan/bekal/kendaraan) untuk sampai ke rumah Allāh Subhānahu wa Ta'āla dan dia tidak menunaikan ibadah haji tersebut, maka dia tidaklah mati kecuali mati dalam keadaan Yahūdi atau Nashrāni."

Wednesday, October 31, 2018

Kajian 110 | Haji Bagian 01

MUQADDIMAH HAJI 01
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد

Para sahabat Bimbingan Islām dan kaum muslimin yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Alhamdulilāh kita akan memasuki kitāb yang baru yaitu Kitābul Hajj pada halaqah kali ini, dan sebelum kita memasuki kitābul hajj yang ada di dalam matan Abū Syujā' kita akan memulia dengan muqaddimah tentang masalah haji.

Haji secara bahasa artinya tujuan maksudnya adalah bermaksud menuju baitullāh rumah Allāh Subhānahu wa Ta'āla  dan menuju tempat-tempat syiar (dilaksanakannya manasik haji) untuk melaksanakan ibadah yang khusus pada waktu yang khusus dengan tata cara yang tertentu.

Dan hukum haji sendiri adalah fardhu 'ain (kewajiban yang diharuskan atau wajib dilaksanakan oleh setiap orang) apabila dia mampu untuk melaksanakannya dan satu kali didalam hidupnya.

Tuesday, October 30, 2018

Kajian 109 | I'tikāf Bagian 03

I'TIKĀF, BAGIAN 03 DARI 03
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد

Para sahabat Bimbingan Islām dan kaum muslimin yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Alhamdulilāh, Allāh Subhānahu wa Ta'āla  masih memberikan taufīq kepada kita untuk terus mempelajari ilmu agama. Semoga Allāh Subhānahu wa Ta'āla menjadikan kita istiqāmah sampai kita bertemu Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Para sahabat sekalian, pada halaqah kali ini, kita akan membahas satu malam yaitu malam yang sangat mulia sehingga kita disyari'atkan i'tikāf. Dan Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam berusaha bersungguh-sungguh ber i'tikāf, sampai akhir hayatnya (beliau tidak pernah meninggalkan syari'at i'tikāf dalam rangka mencari satu malam yang mulia/lailatul qadr).

Allāh Subhānahu wa Ta'āla  berfirman:

إِنَّآ أَنزَلْنَـٰهُ فِى لَيْلَةِ ٱلْقَدْرِ ۞ وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ ۞ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ ۞ تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ ۞ سَلَامٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ

Monday, October 29, 2018

Kajian 108 | I'tikāf Bagian 02

I'TIKĀF, BAGIAN 02 DARI 03
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد

Para sahabat Bimbingan Islām dan kaum muslimin yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Kita lanjutkan pelajaran kita dalam masalah i'tikāf (اعتكاف) dan kemarin sudah dibahas secara ringkas tentang rukun i'tikāf.

Yaitu:

⑴ Masjid

Bahwasanya i'tikāf dilakukan di dalam masjid, sebagaimana firman Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

وَلَا تُبَـٰشِرُوهُنَّ وَأَنتُمْ عَـٰكِفُونَ فِى ٱلْمَسَـٰجِد

"Dan jangan kamu berhubungan (campuri mereka) sedang kamu beri'tikāf dalam masjid."

(QS Al Baqarah: 187)

Wednesday, September 5, 2018

Kajian 107 | I'tikaf Bagian 01

I'TIKAF, BAGIAN 01 DARI 03
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد

Para sahabat Bimbingan Islām dan kaum muslimin yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Alhamdulilāh, kita kembali mempelajari perkara-perkara di dalam urusan agama, semoga Allāh Subhānahu wa Ta'āla memberkahi kita semua.

Alhamdulilāh, kita masuk pada bab tentang I'tikāf (اعتكاف).

• Secara Bahasa

  الحبس ولزوم  الإقامة علي الشيء

(I'tikāf (اعتكاف) secara bahasa maksudnya) menahan diri, dia berdiam pada satu tempat.

• Secara Syari'at

 حبس النفس في المسجد بنية العبادة

Yaitu berdiam diri di masjid dalam rangka untuk beribadah.

Tuesday, September 4, 2018

Kajian 106 | Puasa Bagian ke-13

PUASA BAGIAN 13
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد

Para shahābat Bimbingan Islām dan kaum muslimin yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Alhamdulilāh kita masih bisa melanjutkan pelajaran kita dalam kitāb puasa dan kita masuk pada pembahasan orang-orang yang hamil dan menyusui.

Para ulamā tidak ada khilāf di antara mereka, bahwa orang-orang hamil dan menyusui yang mereka mengkhawatirkan atas dirinya atau atas janinnya, maka mereka diperbolehkan untuk berbuka puasa.

Berdasarkan hadīts hasan yang diriwayatkan oleh Imām Ahmad bahwasanya Rasūlullāh  shallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda:

إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ وَضَعَ عَنْ الْمُسَافِرِ شَطْرَ الصَّلاةِ وَعَن الْمُسَافِرِالْحَامِلِوَالْمُرْضِع الصِّيَامَ

“Sesungguhnya Allah Azza Wa Jalla telah membebaskan setengah kewajiban shalat bagi musafir, dan kewajiban puasa bagi musafir, ibu hamil dan wanita yang menyusui.”

Monday, September 3, 2018

Kajian 105 | Puasa Bagian ke-12

PUASA, BAGIAN 12
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد

Para sahabat Bimbingan Islām dan kaum muslimin yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Alhamdulilāh, kita bertemu kembali dan kita lanjutkan kitāb puasa dan masalah berikutnya yang disebutkan oleh penulis.

Berkata penulis rahimahullāh:

 ((ومن مات وعليه صيام من رمضان أطعم عنه لكل يوم مد))

((Barangsiapa yang meninggal dunia dan dia masih memiliki hutang puasa di bulan Ramadhān, maka ia diganti dengan makanan, setiap harinya adalah satu mud.))

⇒ Permasalah ini adalah permasalahan orang yang meninggal dunia dan dia masih memiliki hutang.

Di sana, orang yang meninggal dunia ada dua keadaan.

Wednesday, June 13, 2018

Materi Tematik | Fiqih Ringkas Di Hari 'Iedul Fitri Bag 02

FIQIH RINGKAS DI HARI 'IEDUL FITRI, BAGIAN 02
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد

Para sahabat Bimbingan Islām dan kaum muslimin yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Kita berdo'a kepada Allāh, agar Allāh Subhānahu wa Ta'āla  terus memberikan kenikmatan kepada kita, agar kita bisa menyempurnakan puasa di bulan Ramadhān dan kita berbahagia bersama kaum muslimin di hari 'Ied.

Perlu diketahui di sana ada sunnah-sunnah atau adab-adab yang terkait dengan hari 'Ied


⑻ Shalāt 'Ied adalah sunnah muakad.

Shalāt 'Ied ini adalah sunnah muakad baik bagi laki-laki maupun wanita. Bahkan sebagian ulamā ada yang merajīhkan bahwa hukum shalāt 'Ied adalah wajib.

Materi Tematik | Fiqih Ringkas Di Hari 'Iedul Fitri Bag 01

FIQIH RINGKAS DI HARI 'IEDUL FITRI, BAGIAN 01
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد

Para sahabat Bimbingan Islām dan kaum muslimin yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Kita berdo'a kepada Allāh, agar Allāh Subhānahu wa Ta'āla  terus memberikan kenikmatan kepada kita, agar kita bisa menyempurnakan puasa di bulan Ramadhān dan kita berbahagia bersama kaum muslimin di hari 'Ied.

Dan perlu diketahui di sana ada sunnah-sunnah atau adab-adab yang terkait dengan hari 'Ied, diantaranya:


⑴ Disunnahkan mandi sebelum berangkat shalāt 'Iedul Fithri.

Tuesday, June 12, 2018

Materi Tematik | Fiqih Ringkas Zakat Fitri Bagian 02

FIQIH RINGKAS ZAKĀT FITRAH, BAGIAN 02
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد

Para sahabat Bimbingan Islām dan kaum muslimin yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Secara ringkas ada beberapa poin tambahan tentang zakātul fithr atau zakāt fithrah.


⑴ Zakāt fithrah tidak dikeluarkan dengan uang.

Ini berdasarkan pendapat jumhur ulamā dan kebanyakan para ahlul 'ilm, karena Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam mewajibkan mengeluarkan dalam bentuk makanan pokok, sebagaimana disebutkan di dalam hadīts.


Materi Tematik | Fiqih Ringkas Zakat Fitri Bagian 01

FIQIH RINGKAS ZAKĀT FITRAH, BAGIAN 01
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد

Para sahabat Bimbingan Islām dan kaum muslimin  yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Di akhir bulan Ramadhān ini hendaknya seorang muslim melaksanakan kewajiban yang dibebankan bagi setiap orang yang berpuasa yaitu zakātul fithr.

Kita akan membahas secara ringkas tentang zakātul fithr atau zakāt fithrah.


⑴ Hukum zakāt fithrah

Hukum zakāt fithrah adalah wajib. Zakāt fithrah adalah satu kewajiban yang diwajibkan oleh Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam kepada kaum muslimin.

Monday, June 11, 2018

Materi Tematik | Amalan Di Akhir Bulan Ramadhan Bagian 02

AMALAN DIAKHIR BULAN RAMADHĀN, BAGIAN 02
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد

Para sahabat Bimbingan Islām yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Di akhir Ramadhān hendaknya kita;

⑵ Memperbanyak meminta ampun kepada Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Sebagaimana Āisyah radhiyallāhu ta'āla 'anhā bertanya kepada Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam tentang perkara ini.

Āisyah radhiyallāhu ta'āla 'anhā berkata:

يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَأَيْتَ إِنْ عَلِمْتُ أَىُّ لَيْلَةٍ لَيْلَةُ الْقَدْرِ مَا أَقُولُ فِيهَا قَالَ  قُولِى اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

Friday, June 8, 2018

Materi Tematik | Amalan Di Akhir Bulan Ramadhan 01

AMALAN DI AKHIR BULAN RAMADHĀN, BAGIAN 01
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد

Para sahabat Bimbingan Islām yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Alhamdulilāh kita masih diberi kesempatan oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla untuk bisa menikmati bulan Ramadhān dan Ramadhān sebentar lagi akan pergi.

Bulan Ramadhān bulan ampunan, dalam hitungan hari akan selesai. Oleh karena itu orang-orang yang cerdas adalah orang-orang yang bisa memanfaatkan bulan ini. Waktu demi waktu terus berlalu, hari terus berganti dan Ramadhān akan pergi.

Oleh karena itu Ikhwān Fīddīn A'ādzaniyallāh wa Iyyakum.

Thursday, June 7, 2018

Materi Tematik | Risalah Puasa Nabi Shallallāhu ‘Alayhi wa Sallam Bagian 13

RISALAH PUASA NABI SHALLALLĀHU 'ALAYHI WA SALLAM, BAGIAN 13
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد

Para sahabat Bimbingan Islām yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla dan kaum muslimin yang berbahagia di manapun anda berada.

Shadaqah ada yang wajib dan ada yang mustahabah.

Di antara shadaqah yang wajib adalah zakāt.

Ketahuilah, bahwasanya zakāt sebagaimana yang kita tahu adalah rukun dari rukun Islām.

Seseorang yang mengingkari kewajiban zakāt maka dia keluar dari agama dan seorang yang meninggalkan rukun tersebut maka dia berdosa dengan dosa yang sangat besar.

Wednesday, June 6, 2018

Materi Tematik | Risalah Puasa Nabi Shallallāhu ‘Alayhi wa Sallam Bagian 12

RISALAH PUASA NABI SHALLALLĀHU 'ALAYHI WA SALLAM, BAGIAN 12
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد

Para sahabat Bimbingan Islām yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla dan kaum muslimin yang berbahagia di manapun anda berada.

Alhamdulilāh, kita panjatkan puji syukur kehadirat Allāh Subhānahu wa Ta'āla atas kenikmatan bulan Ramadhān yang telah kita rasakan sampai pada detik ini.

Dan di antara ibadah agung yang memiliki keutamaan yang besar adalah bersedakah, bersedekah di bulan Ramadhān tentunya lebih afdhal daripada sedekah di luar bulan Ramadhān.

Karena di bulan Ramadhān ini, Allāh Subhānahu wa Ta'āla melipat gandakan amalan-amalan, Allāh Subhānahu wa Ta'āla pilih bulan Ramadhān menjadi bulan diturunkannya Al Qur'ān.

Sehingga bulan Ramadhān ini memiliki keberkahan dan di dalamnya ada keberkahan beramal di antaranya adalah bersedekah.