Friday, July 17, 2020

Halaqah 25 ~ Beberapa Pelajaran Dari Awal Dakwah Jahriyyah Bagian 02 Dari 02

📘 Silsilah Ilmiyyah 10.1 Sirah Nabawiyyah
🔊  Halaqah 25 ~ Beberapa Pelajaran Dari Awal Dakwah Jahriyyah Bagian 02 Dari 02
👤 Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A.

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulillah washolatu wasalamu ala rosulillah wa ala alihi washohbihi ajmain

Halaqah 25 ~ Beberapa Pelajaran Dari Awal Dakwah Jahriyyah Bagian 02 Dari 02

Diantara pelajaran yang bisa kita ambil dari awal dakwah jahriyah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wassalam

5. Permusuhan Abu Lahab kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wassalam menunjukkan bahwa dakwah ini bukan dakwah kabilah atau kesukuan yang dibawa oleh kabilah tertentu dan mengajak kepada suku tertentu tetapi ini adalah agama dan risalah dari Allah untuk seluruh manusia dan jin.

6. Ucapan Abu Lahab kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wassalam menunjukkan bahwa seorang dai di dalam dakwah dan amal makruf nahi munkar akan mendengar ucapan-ucapan yang menyakitkan, maka hendaklah dia mengingat apa yang dikatakan Abu Lahab kepada Rasulullah Shallallahu 'alaihi wassalam di depan manusia. Dan ucapan ini tidak menjadikan beliau Shallallahu 'alaihi wassalam mundur dari dakwah beliau. Demikian pula apabila seseorang mendengar ucapan yang menyakitkan dari manusia hendaknya dia meminta kepada Allah semoga Allah menjaganya dan mencukupinya dari orang-orang yang mengejek dan menghinanya.

Allah subhanahu wata'ala berfirman

...

"Sesungguhnya kami akan mencukupi dirimu dari orang-orang yang mengejekmu" (Q.S. Al-Hijr : 95)

Dan hendaklah seseorang banyak bertasbih kepada Allah ketika merasa sempit dadanya karena mendengar ucapan orang yang menghinanya baik dengan ucapan atau perbuatan atau tulisan karena Allah subhanahu wata'ala berfirman

...

"Dan sungguh kami mengetahui bahwa engkau sempit dadamu dengan apa yang mereka katakan maka bertasbihlah dengan memuji Rabmu dan jadilah engkau termasuk orang-orang yang bersujud" (Q.S. Al-Hijr : 97-98)

7. Surat Al-Masad atau Al-Lahab menunjukkan diantara mukjijat Nabi Shallallahu 'alaihi wassalam karena ketika turun surat ini yang di dalamnya ada kabar bahwa Abu Lahab akan masuk ke dalam neraka, Abu Lahab saat itu masih hidup dan setelah itu sampai meninggal dunia Abu Lahab tidak masuk Islam dan meninggal dalam keadaan kafir. Tentunya yang seperti ini tidak mungkin bersumber kecuali dari Allah dzat yang maha mengetahui yang goib.

Thursday, July 16, 2020

Halaqah 24 ~ Beberapa Pelajaran Dari Awal Dakwah Jahriyyah Bagian 01 Dari 02

📘 Silsilah Ilmiyyah 10.1 Sirah Nabawiyyah
🔊  Halaqah 24 ~ Beberapa Pelajaran Dari Awal Dakwah Jahriyyah Bagian 01 Dari 02
👤 Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A.

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulillah washolatu wasalamu ala rosulillah wa ala alihi washohbihi ajmain

Halaqah 24 ~ Beberapa Pelajaran Dari Awal Dakwah Jahriyyah Bagian 01 Dari 02

Diantara pelajaran yang bisa kita ambil dari awal dakwah jahriyah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wassalam

1. Dakwah dimulai dari keluarga seperti istri, anak, orang tua, kaum kerabat sebelum seseorang mendakwahi yang lain.

Karena sebagai semangat mendakwahi orang lain, memberikan waktu yang banyak kepada mereka tetapi dia melupakan keluarganya sendiri, menyia-nyiakan mereka dan membiarkan mereka lalai dan jahil tentang agamanya. Oleh karena itu hendaklah masing-masing bertakwa kepada Allah dan bertanya apa yang sudah dia lakukan untuk keluarganya, sudahkah dia memberikan kepada mereka hak mereka khususnya di dalam pendidikan agama, menyuruh mereka berbuat taat dan melarang mereka dari kemaksiatan ataukah dia dalam keadaan lalai dari yang demikian.

Allah subhanahu wata'ala berfirman

...

"Wahai orang-orang yang beriman hendaklah kalian menjaga diri kalian dan keluarga kalian dari neraka yang bahan bakarnya dari manusia dan batu, di dalamnya ada malaikat yang keras lagi kasar, mereka tidak memaksiati Allah di dalam apa yang Allah perintahkan kepada mereka dan mereka mengerjakan apa yang diperintahkan kepada mereka" (Q.S. At-Tahrim : 6)

Maka hendaklah seseorang memperhatikan keluarganya sebelum yang lain, mendakwahi mereka dan bersabar atas gangguan mereka

2. Pentingnya di dalam dakwah seseorang mengingatkan tentang adzab Allah dan datangnya perhitungan amal

3. Hendaknya seseorang merasa bahagia dan bangga beragama Islam dan melaksanakan syariatnya dan tidak merasa malu dengan agama ini

4. Ucapan beliau Shallallahu 'alaihi wassalam "ya shobahahu" adalah ucapan yang sering diucapkan oleh orang-orang jahiliyah dan biasanya sambil mengucapkan ucapan ini mereka telanjang dan melumurkan tanah di badan mereka dengan tujuan supaya manusia berkumpul dan mengabarkan tentang bahaya yang mengancam. Namun Nabi Shallallahu 'alaihi wassalam tidak melakukan demikian, yaitu tidak melakukan telanjang dan melumurkan tanah di badan, karena kebiasaan tersebut bertentangan dengan syareat yang menyuruh kita untuk menutup aurat. Demikian pula seorang muslim hendaklah dia memilih diantara adat istiadat yang tidak bertentangan dengan syariat, apabila bertentangan dengan syariat maka tidak boleh seorang muslim melestarikan atau melakukan adat istiadat tersebut

Wednesday, July 15, 2020

Halaqah 23 ~ Memulai Dakwah Jahriyyah Atau Terang-Terangan

📘 Silsilah Ilmiyyah 10.1 Sirah Nabawiyyah
🔊  Halaqah 23 ~ Memulai Dakwah Jahriyyah Atau Terang-Terangan
👤 Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A.

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulillah washolatu wasalamu ala rosulillah wa ala alihi washohbihi ajmain

Halaqah 23 ~ Memulai Dakwah Jahriyyah Atau Terang-Terangan

Setelah 3 tahun berdakwah dengan sirriyah turunlah perintah Allah untuk memulai dakwah dengan terang-terangan. Beliau Shallallahu 'alaihi wassalam diperintahkan untuk memulai dakwah kepada keluarga dekat beliau. Allah berfirman

...

"Dan ingatkanlah keluarga dekatmu" (Q.S. Asy-Syuaro : 214)

Maka keluarlah Nabi Shallallahu 'alaihi wassalam dan menaiki bukit Shofa kemudian berteriak "ya. Shobahah" ini adalah sebuah kalimat yang dipakai oleh orang arab untuk meminta tolong ketika melihat musuh akan menyerang.

Maka berkumpullah orang-orang quraisy dari berbagai kobilah, kemudian beliau Shallallahu 'alaihi wassalam berkata kepada mereka, "ya bani fulan, ya bani Abni Manaf, ya bani Abdul Mutholib, apa pendapat kalian seandainya aku kabarkan kepada kalian bahwa sebuah pasukan berkuda akan keluar dari atas bukit ini apakah kalian membenarkan aku", mereka berkata "kami tidak pernah melihat engkau berdusta". Beliau mengatakan "maka aku ingatkan kalian tentang adanya adzad yang pedih di depan kalian". Berkata Abu Lahab paman Rasulullah Shallallahu 'alaihi wassalam "celaka dirimu engkau tidak mengumpulkan kami kecuali untuk ini?" Kemudian Abu Lahab pergi dan turunlah surat Al-Masad

...

"Celaka kedua tangan Abu Lahab" (Q.S. Al-Masad : 1)

(H.R. Al-Bukhari dan Muslim)

Diantara hikmah memulai dakwah dengan keluarga karena Mekah penuh dengan semangat kabilah dan kekeluargaan sehingga diharapkan mereka akan membantu menolong dan membela dakwah ini. Demikian pula negeri Mekah dan Quraisy memiliki kedudukan tinggi diantara kabilah-kabilah arab sehingga seandainya mereka mendapatkan hidayah maka akan memiliki pengaruh yang besar terhadap kabilah-kabilah lain dan ini tidak berarti bahwa Islam hanya untuk orang-orang quraisy saja, ini hanya langkah pertama di dalam menyampaikan agama Islam yang diturunkan oleh Allah subhanahu wata'ala untuk seluruh alam.

Tuesday, July 14, 2020

Halaqah 22 ~ Di Antara Pelajaran Dari Dakwah Sirriyyah Yang Dilakukan Oleh Nabi shallallāhu ’alayhi wa sallam

📘 Silsilah Ilmiyyah 10.1 Sirah Nabawiyyah
🔊  Halaqah 22 ~ Di Antara Pelajaran Dari Dakwah Sirriyyah Yang Dilakukan Oleh Nabi shallallāhu ’alayhi wa sallam
👤 Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A.

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulillah washolatu wasalamu ala rosulillah wa ala alihi washohbihi ajmain

Halaqah 22 ~ Di Antara Pelajaran Dari Dakwah Sirriyyah Yang Dilakukan Oleh Nabi shallallāhu ’alayhi wa sallam

Diantara pelajaran yang bisa kita ambil dari dakwah syirriyah yang dilakukan oleh Nabi Shallallahu 'alaihi wassalam

1. Pentingnya mendakwahi orang-orang yang paling dekat.

Ketika dakwah syirriyah, Nabi Shallallahu 'alaihi wassalam mendakwahkan Islam kepada orang-orang yang sangat dekat dengan beliau baik keluarnya maupun teman-teman dekat beliau shallallahu 'alaihi wassalam. Demikian pula setiap orang yang terlihat pada dirinya tanda kebaikan, mencintai kebaikan dan kebenaran yang beliau mengenal mereka dengan baik dan merekapun mengenal beliau Shallallahu 'alaihi wassalam dengan baik. Abu Bakar As-Sidik radiallahuanhu adalah sahabat Nabi Shallallahu 'alaihi wassalam semenjak sebelum beliau menjadi nabi. Beliau adalah orang kaya dan memiliki kedudukan yang tinggi diantara orang-orang quraisy. Beliau adalah sosok yang dicintai oleh manusia dan memiliki akhlaq yang mulia, banyak orang yang mendatangi beliau karena ilmunya dan perdagangannya serta karena baiknya akhlaq belia. Setelah masuk Islam beliau radiallauanhu aktif mendakwahi manusia kepada Islam dengan cara rahasia. Beliau mendakwahi orang-orang yang beliau percaya dan mereka biasa mendatangi beliau radiallahuanhu. Telah masuk Islam dengan sebab beliau : Ustamn Ibnu Affan, Az-Zubair bin Al-Awam, Abdurahman bin Auf, Saad bin Abi Waqosh, Tholhah bin Ubaidillah, dan lain-lain. Kemudian masuklah ke dalam Islam banyak orang baik laki-laki maupun wanita sehingga mulailah tersebar kabar tentang Islam di kota mekah dan Islam menjadi bahan pembicaraan

2. Seorang muslim diperintahkan mengambil sebab yang dhohir

Dakwah syirriyah beliau adalah dengan perintah Allah bukan karena beliau Shallallahu 'alaihi wassalam tidak beriman dengan takdir Allah tetapi ini adalah pelajaran bagi seorang dai supaya mengambil sebab-sebab kebaikan dan sebab-sebab keselamatan

3. Mengingkari kemungkaran apabila mengakibatkan akan terjadi kemungkaran yang lebih besar maka tidak boleh mengingkari kemungkaran tersebut

Di awal dakwah Nabi Shallallahu 'alaihi wassalam tidak mengingkari orang-orang musyrikin secara terang-terangan karena yang demikian akan menjadikan kemungkaran yang lebih besar dan akan menjadikan dakwah berhenti sebelum berkembang

Monday, July 13, 2020

Halaqah 21 ~ Hikmah Dan Tujuan Dakwa Sirriyyah

📘 Silsilah Ilmiyyah 10.1 Sirah Nabawiyyah
🔊  Halaqah 21 ~ Hikmah Dan Tujuan Dakwa Sirriyyah
👤 Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A.

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulillah washolatu wasalamu ala rosulillah wa ala alihi washohbihi ajmain

Halaqah 21 ~ Hikmah Dan Tujuan Dakwa Sirriyyah

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wassalam memulai dakwah beliau dengan sembunyi-sembunyi dan mendakwahi satu persatu orang-orang yang ada di sekitarnya dan tidak menjahrkan dakwah beliau selama 3 tahun adalah dengan tujuan dan hikmah diantaranya

1. Supaya penduduk Mekah yang penuh dengan kesyirikan dan kejahilan tidak dikagetkan dengan dakwah ini sehingga mereka menghancurkan dakwah ini dari semenjak munculnya

2. Supaya dakwah ini memiliki penolong-penolong yang kelak akan menolongnya dan membelanya apabila Rasulullah Shallallahu 'alaihi wassalam menjahrkan dakwah ini. Apabila keadaan seseorang berada di sebuah tempat yang penduduknya penuh dengan kesyirikan dan kekufuran dan dikhawatirkan apabila berdakwah kepada Islam secara terang terangan maka dia dan dakwahnya akan dihancurkan dari awal maka silahkan dia berdakwah dengan sembunyi-sembunyi dan menjaga kewajiban-kewajiban agama.

Namun seseorang hidup di tengah masyarakat Islam, ditegakkan syiar-syiar agama, dan diizinkan seperti adzan, shalat 5 waktu, zakat, puasa, haji, kemudian dia tidak melakukan shalat 5 waktu atau hanya melakukan 2 kali dalam sehari dengan dalih bahwasannya ini adalah fase mekah maka ini adalah kesesatan yang nyata. Tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wassalam.

Berkata Umar Ibnu Abdul Aziz

...

"Apabila engkau melihat sebuah kaum saling berbisik-bisik di dalam urusan agama mereka tanpa orang awam, maka ketahuilah bahwa mereka sedang membangun kesesatan" Atsar ini dikeluarkan oleh Abu Nu'aim di dalam Hilyatul Auliya

Friday, July 10, 2020

Halaqah 20 ~ Dakwah Sirriyyah Atau Sembunyi-Sembunyi

📘 Silsilah Ilmiyyah 10.1 Sirah Nabawiyyah
🔊  Halaqah 20 ~ Dakwah Sirriyyah Atau Sembunyi-Sembunyi
👤 Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A.

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulillah washolatu wasalamu ala rosulillah wa ala alihi washohbihi ajmain

Halaqah 20 ~ Dakwah Sirriyyah Atau Sembunyi-Sembunyi

Setelah turun surat Al-Mudatsir 1-7dan dengannya beliau Shallallahu 'alaihi wassalam menjadi seorang rosul mulailah beliau berdakwah di Mekah mendakwahi orang-orang Quraisy dan penduduk Mekah dengan dakwah sembunyi-sembunyi. Ada yang mengatakan bahwa ini berlangsung 3 tahun.

Khadijah roduallahuanha adalah wanita pertama yang masuk Islam dan membenarkan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wassalam sebagaimana dalam hadits A'isyah yang telah berlalu.

Ali bin Abi Thalib radiallauanhu yang dulu diasuh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wassalam semenjak sebelum menjadi nabi adalah anak kecil yang pertama masuk Islam. Ada yang mengatakan umurnya 10 tahun. Ali bin Abi Thalib ikut nabi Shallallahu 'alaihi wassalam karena Abu Thalib adalah orang yang sedikit hartanya dan banyak tanggungannya sehingga saat itu Rasulullah Shallallahu 'alaihi wassalam mengasuh Ali untuk meringankan beban pamannya.

Adapun yang pertama kali masuk Islam dari laki-laki dewasa adalah Abu Bakar As-Sidik radiallahuanhu. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wassalam bersabda

...

"Sesungguhnya Allah telah mengutusku kepada kalian kemudian kalian mengatakan engkau berdusta, dan berkata Abu Bakar dia telah benar dan dia telah menolongku dengan jiwanya dan hartanya, apakah kalian meninggalkan sahabatku?" (H.R. Al-Bukhari)

Dengan Islamnya Abu Bakar, keluarganya juga mengikuti beliau di dalam Islam. Dan diantara yang pertama-tama masuk Islam adalah:

- Zaid bin Hartsah, maula Rosulullah Shallallahu 'alaihi wassalam
- Ustman bin Affan
- Al Zubair bin Al-Awwam
- Kholid bin Said bin AL-Ash
- Abdullah bin Masud
- Khobab bin Al-Ard
- Bilal Al-Habashi
- Amar bin Yasir
- Sumayah ibu Ammar bin Yasir
- Amr Ibnu Abasah
- Abu Dzar Algifari
- dll

Beberapa riwayat menunjukkan bahwa beberapa sahabat mengaku dan merasa dirinya yang pertama masuk Islam dan ini tidak bertentangan karena mereka mengabarkan sesuai dengan apa yang dia lihat dan dia ketahui.

Kemudian ini yang menunjukkan kerahasiaan dakwah yang dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wassalam saat itu.

Thursday, July 9, 2020

Halaqah 19 ~ Bagaimana Wahyu Turun Kepada Rasūlullāh shallallāhu ’alayhi wa sallam Bagian 02 Dari 02

📘 Silsilah Ilmiyyah 10.1 Sirah Nabawiyyah
🔊  Halaqah 19 ~ Bagaimana Wahyu Turun Kepada Rasūlullāh shallallāhu ’alayhi wa sallam Bagian 02 Dari 02
👤 Ustadz Dr. Abdullah Roy, M.A.

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulillah washolatu wasalamu ala rosulillah wa ala alihi washohbihi ajmain

Halaqah 19 ~ Bagaimana Wahyu Turun Kepada Rasūlullāh shallallāhu ’alayhi wa sallam Bagian 02 Dari 02

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wassalam telah ditanya bagaimana datang wahyu kepadamu, beliau Shallallahu 'alaihi wassalam berkata

...

"Kadang-kadang datang kepadaku seperti suara lonceng dan inilah yang paling berat bagiku, kemudian dihentikan dan tiba-tiba aku sudah menyerap apa yang dia ucapkan, dan kadang-kadang malaikat menjelma untukku sebagai seorang laki-laki kemudian dia berbicara kepadaku dan akupun menyerap apa yang dia ucapkan" (H.R. Al-Bukhari dan Muslim)

Dan wahyu datang kepada beliau Shallallahu 'alaihi wassalam dalam keadaan bangun sebagaimana hal ini ditunjukkan oleh riwayat yang shahih yang dikeluarkan oleh Al-Imam Al-Bukhari dan Muslim.

Wahyu turun kepada beliau Shallallahu 'alaihi wassalam selama 23 tahun, 13 tahun ketika beliau berada di Mekah dan 10 tahun di kota Al-Madinah. Wahyu adalah mukjijah di luar kebiasaan manusia, Nabi Shallallahu 'alaihi wassalam menerima kalamullah dengan perantaraan malaikat Jibril 'alaihi salam. Dengan demikian wahyu ini tidak ada hubungannya dengan Ilham dan perenungan hati