Showing posts with label bid'ah. Show all posts
Showing posts with label bid'ah. Show all posts

Saturday, December 23, 2017

Hadits Kedua (Bagian 06 dari 06)

HADĪTS 2 (BAGIAN 6 DARI 6)
klik link audio

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله على إحسانه، والشكر له على توفيقه وامتنانه، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له تعظيما لشأنه، وأشهد أن محمدا عبده ورسوله الداعي إلى رضوانه، اللهم  صلى الله عليه وعلى آله وأصحابه وأخوانه

Para shahābat BiAS yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Kita akan melanjutkan pembahasan kita dari kitāb Al Arb'ain An Nawawiyyah, pada kesempatan kali ini kita akan melanjutkan hadīts yang ke-2.

Di antara faedah yang juga bisa diambil dari hadīts ini, bahwasannya seorang terkadang memberi jawaban lebih daripada yang dibutuhkan oleh penanya. Dan ini penting bagi para pengajar.

Kalau kita lihat murid kita bertanya kepada kita dengan suatu pertanyaan dan kita merasa dia butuh juga untuk mengetahui yang lainnya, maka kita beri jawaban lebih dari pada apa yang dia tanyakan.

Oleh karenanya Al Imām Ibnul Qayyim rahimahullāh menyebutkan bahwasannya Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam adalah orang yang dermawan dalam segala hal.

Friday, December 22, 2017

Hadits Kedua (Bagian 05 dari 06)

HADĪTS 02 BAGIAN 05 DARI 06
klik link audio

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله على إحسانه، والشكر له على توفيقه وامتنانه، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له تعظيما لشأنه، وأشهد أن محمدا عبده ورسوله الداعي إلى رضوانه، اللهم  صلى الله عليه وعلى آله وأصحابه وأخوانه


Para shahābat BiAS yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Kita akan melanjutkan pembahasan kita dari kitāb Al Arb'ain An Nawawiyyah, pada kesempatan kali ini akan melanjutkan hadīts yang ke-2.

Kemudian di antara faedah dalam hadīts ini, disebutkan dalam hadīts tersebut, tatkala malāikat Jibrīl datang, maka dia menyandarkan kedua lututnya kepada kedua lutut Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam. Kemudian dia meletakkan kedua tangannya di atas kedua pahanya.

Ada khilaf di antara para ulamā, dia meletakkan kedua tangannya di atas kedua pahanya, "nya" ini siapa? Pahanya Jibrīl atau pahanya Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam?

Thursday, December 21, 2017

Hadits Kedua (Bagian 04 dari 06)

HADĪTS 2 (BAGIAN 4 DARI 06)
klik link audio

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله على إحسانه، والشكر له على توفيقه وامتنانه، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له تعظيما لشأنه، وأشهد أن محمدا عبده ورسوله الداعي إلى رضوانه، اللهم  صلى الله عليه وعلى آله وأصحابه وأخوانه

Para shahābat BiAS yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Kita akan melanjutkan pembahasan kita dari kitāb Al Arb'ain An Nawawiyyah, pada kesempatan kali ini akan melanjutkan hadīts yang ke-2.

Dalam hadīts tersebut disebutkan datangnya malāikat Jibrīl dalam bentuk manusia dan ini di antara keajaiban malāikat.

Malāikat adalah makhluk ghāib yang kita tidak bisa tahu bagaimana hakikatnya.

Dalam hadīts Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam menyebutkan:

Wednesday, December 20, 2017

Hadits Kedua (Bagian 03 dari 06)

HADĪTS 2 (BAGIAN 3 DARI 6)
klik link audio

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله على إحسانه، والشكر له على توفيقه وامتنانه، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له تعظيما لشأنه، وأشهد أن محمدا عبده ورسوله الداعي إلى رضوانه، اللهم  صلى الله عليه وعلى آله وأصحابه وأخوانه

Para shahābat BiAS yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Kita akan melanjutkan pembahasan kita dari kitāb AlbArb'ain An Nawawiyyah, kita akan melanjutkan hadīts yang ke-2.

Sebelum kita menjelaskan tentang isi kandungan dari hadīts ini, perlu kita mengenal perawi hadīts ini yaitu 'Umar bin Khaththāb radhiyallahu ta'āla anhu (shahābiun jalil)  shahābat yang sangat mulia, yang merupakan khalifah yang kedua dari Khulafaur Rasyidin, yang memiliki banyak keutamaan.

Umar bin Khaththāb radhiyallāhu 'anhu masuk Islām berkat dakwah Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam.

Dahulu 'Umar bin Khaththāb terkenal keras kepada kaum muslimin (tatkala dia masih dalam keadaan musyrik). Terkenal keras, menyakiti kaum muslimin.

Tuesday, December 19, 2017

Hadits Kedua (Bagian 02 dari 06)

HADĪTS 2 (BAGIAN 2 DARI 6)
klik link audio

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله على إحسانه، والشكر له على توفيقه وامتنانه، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له تعظيما لشأنه، وأشهد أن محمدا عبده ورسوله الداعي إلى رضوانه، اللهم  صلى الله عليه وعلى آله وأصحابه وأخوانه

Kita akan melanjutkan pembahasan kita dari kitāb Al Arba'in An Nawawiyyah.

Pada kesempatan kali ini, kita akan melanjutkan pada hadīts yang kedua.

Saya telah jelaskan, kenapa muncul hadits ini, ada kisahnya. Kisahnya karena munculnya kelompok ahlul bid'ah yang mereka mengingkari takdir. Dan Ibnu Umar menyatakan bahwasannya amalan mereka tidak bakalan diterima, meskipun emas sebesar gunung Uhud mereka infaqkan, apalagi yang lainnya. Sampai mereka beriman dengan takdir.

Dalilnya apa?
Ibnu Umar menyebutkan sebuah hadits.

Hadits yang panjang ini diriwayatkan oleh Ibnu Umar dari bapaknya.

Monday, December 18, 2017

Hadits Kedua (Bagian 01 dari 06)

HADĪTS KEDUA (BAGIAN 1 DARI 6)
klik link audio

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله على إحسانه، والشكر له على توفيقه وامتنانه، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له تعظيما لشأنه، وأشهد أن محمدا عبده ورسوله الداعي إلى رضوانه، اللهم  صلى الله عليه وعلى آله وأصحابه وأخوانه


Kita akan melanjutkan pembahasan kita dari kitāb Al Aba'in An Nawawiyyah, pada kesempatan kali ini, kita akan melanjutkan pada hadīts yang kedua yang juga diriwayatkan dari shahābat 'Umar bin Khaththāb radhiyallāhu Ta'āla 'anhu yang dikenal oleh para ulamā dengan hadīts Jibrīl.

Hadīts yang sangat mahsyur, sehingga sebagian ulamā membuat buku khusus yang menjelaskan tentang hadīts Jibrīl ini, karena terlalu banyak pelajaran yang bisa diambil dari hadīts ini.

Yaitu datangnya Jibrīl 'alayhissalām menemui Nabi Rasūlullāh shallallāhu ‘alayhi wa sallam.

Tatkala itu Jibrīl menjelma menjadi seorang manusia atau lebih tepatnya menjadi seorang 'Arab Badui yang kemudian bertanya-tanya kepada Nabi shallallāhu ‘alayhi wa sallam.

Hadīts Jibrīl ini, adalah hadīts yang pertama yang diriwayatkan oleh Imām Muslim dalam Shahīhnya.