AKHLAK YANG BURUK DAN AL BUKHL/PELIT (BAGIAN 3/3)
klik link audio
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله
Ikhwān dan Akhwāt sahabat BiAS yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.
Kita masih masuk dalam penjelasan dari hadits ke-18. Poin berikutnya akan kita bahas yaitu apa definisi dari bukhl (pelit).
Banyak definisi yang disebutkan oleh para ulama tentang pelit, namun mereka bersepakat pada satu poin yaitu diantara bentuk pelit adalah tidak menunaikan nafkah yang wajib.
Dia pelit, harusnya dia memberi nafkah ke anak istrinya nama namun kurang dalam memberi nafkah padahal dia mampu. Ini namanya pelit.
Bahkan sebagian ulama juga menambahkan termasuk nafkah mustahab.
Dia mampu, kita berbicara tentang orang yang mampu.
Bukan orang yang kalau sudah bayar zakat berarti dia sudah tidak pelit.
klik link audio
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله
Ikhwān dan Akhwāt sahabat BiAS yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.
Kita masih masuk dalam penjelasan dari hadits ke-18. Poin berikutnya akan kita bahas yaitu apa definisi dari bukhl (pelit).
Banyak definisi yang disebutkan oleh para ulama tentang pelit, namun mereka bersepakat pada satu poin yaitu diantara bentuk pelit adalah tidak menunaikan nafkah yang wajib.
Dia pelit, harusnya dia memberi nafkah ke anak istrinya nama namun kurang dalam memberi nafkah padahal dia mampu. Ini namanya pelit.
Bahkan sebagian ulama juga menambahkan termasuk nafkah mustahab.
Dia mampu, kita berbicara tentang orang yang mampu.
Bukan orang yang kalau sudah bayar zakat berarti dia sudah tidak pelit.