Saturday, October 8, 2016

Materi Tematik | Agar Buah Hatiku Senang Membaca

AGAR BUAH HATIKU SENANG MEMBACA

Kita pasti mengenal nama-nama besar Imān Bukhāri, Imān Ibnul Qayyim, Ibnu Taimīyah, ataupun Imān Nawawi.

Mereka dikenal tidak hanya dari kecerdasannya dan sederet sifat mulia yang lain, tetapi juga dari ketekunan mereka dalam belajar. Utamanya membaca Kitāb atau buku.

Mari sejenak kita menengok masa kecil Imān Bukhāri.

Imam Bukhāri sudah senang mempelajari ilmu hadīts yang sulit sejak usia 10 tahun dan pada usia 16 tahun beliau telah menulis buku pertamanya.

Begitu juga dengan Ibnu Taimīyah dan Imān Nawawi, yang menghabiskan masa kecil dengan lebih banyak belajar dan membaca Bahkan tidak seperti kebanyakan anak-anak, mereka adalah anak yang tidak suka bermain.

Friday, October 7, 2016

Kajian 33 | Shalat Sunnah

SHALAT SUNNAH
klik link audio

بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد

Para Sahabat Bimbingan Islam yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla, pada halaqah yang ke-33 ini kita akan membahas tentang "Shalat Sunnah".

Sebelum masuk ke dalam matan kitab maka saya mengajak diri dan Sahabat sekalian untuk memperbanyak shalat sunnah yang diajarkan oleh Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam berdasarkan hadīts-hadīts (dalil-dalil) yang shahīh.

Diantara faidah dalam memperbanyak amalan shalat sunnah diantaranya adalah:

⑴ Bahwasanya dengan memperbanyak amalan shalat sunnah maka itu menjadi washilah untuk mendapatkan kecintaan dari Allāh kepada kita, dengan syarat bahwasanya kita menjaga amalan-amalan ibadah yang wajib.

Thursday, October 6, 2016

Materi Tematik | HAJI (Bagian 34)

Materi Tematik | HAJI (Bagian 34)
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه أجمعين

Sahabat BiAS yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Kita masih melanjutkan hukum yang berkaitan dengan masalah ihram.

Yaitu, ada permasalahan bagaimana seorang yang datang dari tanah air (Indonesia), kemudian melakukan umrah tamattu', dia sudah umrah di Mekkah.

Setelah umrah kemudian dia bersafar keluar dari Mekkah, entah menuju Jeddah atau menuju Thaif atau pergi ke Madīnah, biasa yang terjadi mereka kunjungan ke Madīnah.

Tatkala dia ingin kembali lagi ke Mekkah, padahal belum datang waktu haji, apakah dia harus berihram lagi?

Wednesday, October 5, 2016

Materi Tematik | HAJI (Bagian 33)

Materi Tematik | HAJI (Bagian 33)

بسم اللّه الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله

Ikhwān dan Akhwāt sahabat BiAS yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Kita masih melanjutkan pembahasan kita tentang hal-hal atau hukum-hukum yang berkaitan dengan ihram.

Telah kita jelaskan bahwasanya seorang yang posisinya lebih dekat ke Mekkah daripada jarak miqat maka dia berihram dari tempat tinggalnya, bahkan penduduk Mekkah dia berihram dari rumahnya masing-masing.

Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam bersabda:


وَمَنْ كَانَ دُونَ ذَلِكَ فَمِنْ حَيْثُ أَنْشَأَ ، حَتَّى أَهْلُ مَكَّةَ مِنْ مَكَّةَ

Tuesday, October 4, 2016

Materi Tematik | HAJI (Bagian 32)

Materi Tematik | HAJI (Bagian 32)
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله

Sahabat BiAS yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Kita sekarang masuk pada perincian tentang tatacara umrah dan haji.

Tentunya dimulai dengan ihram, sebelum kita berihram kita bersiap-siap.

Barangsiapa yang berihram maka hendaknya dia membersihkan apa yang perlu dibersihkan, kemudian mandi, kemudian mencabut bulu ketiaknya, mencukur apa yang perlu dicukur, kemudian kumisnya dirapihkan, kemudian diantaranya juga boleh memakai minyak wangi di tubuhnya.

Setelah itu dia memakai rida dan izar, yaitu sarung dan kain atas. Dan disunnahkan memakai yang berwarna putih (bagi laki-laki).

Sebagaimana sabda Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam:

Monday, October 3, 2016

Materi Tematik | HAJI (Bagian 31)

Materi Tematik | HAJI (Bagian 31)
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله


Sahabat BiAS yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Sekarang saatnya kita akan membahas tentang sifat atau tata cara umrah dan haji secara global, kemudian akan kita jelaskan secara terperinci.

· Umrah

Pengertian umrah secara global adalah seseorang berihram dari miqat, setelah dari miqat kemudian menuju ke Ka'bah lalu dia mengerjakan thawāf di Ka'bah sebanyak 7 kali, kemudian dia melakukan sa'i antara Shafa dan Marwah sebanyak 7 kali, kemudian tahallul (mencukur rambutnya).

⇒ Bagi penduduk kota Makkah atau seseorang yang tinggal di tanah harām, maka tatkala akan berihram dia mengambil miqat di tanah halal.

Saturday, October 1, 2016

Materi Tematik | HAJI (Bagian 30)

Materi Tematik | HAJI (Bagian 30)
klik link audio

بسم اللّه الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله

Ikhwān dan Akhwāt sahabat BiAS yang dirahmati oleh Allāh Subhānahu wa Ta'āla.

Kita lanjutkan larangan-larangan ihram.

(8) dan (9). Al jima' (berhubungan dengan istri pada kemaluannya) dan al mubāsyarah (berhubungan dengan istri selain dari kemaluan).


Dalīlnya Allāh Subhānahu wa Ta'āla berfirman:

الْحَجُّ أَشْهُرٌ مَعْلُومَاتٌ فَمَنْ فَرَضَ فِيهِنَّ الْحَجَّ فَلَا رَفَثَ

"Sesungguhnya haji itu ada bulan-bulan yang telah diketahui, barangsiapa yang menetapkan hatinya untuk berhaji pada bulan-bulan tersebut maka tidak boleh melakukan rafats."